Terlalu Sedikit Protein Bikin Lemak Menumpuk



Terlalu Sedikit Protein Bikin Lemak Menumpuk - Tips Kesehatan :

Setiap orang sebaiknya memiliki pola makan yang seimbang, karena jika seseorang kekurangan asupan protein maka bisa memicu terjadinya penumpukan lemak yang lebih banyak.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of the American Medical Association menemukan seseorang akan lebih mudah menumpuk lemak di dalam tubuhnya jika nutrisi yang dikonsumsinya mengandung protein terlalu sedikit.

"Protein diketahui baik untuk mengendalikan nafsu makan dan juga menjaga massa tubuh," ujar David Heber, MD, direktur UCLA Center for Human Nutrition, di Los Angeles, seperti dikutip dari Health.com.
Penelitian ini melibatkan 25 orang yang ditempatkan dalam 1 rumah selama 3 bulan dengan melakukan olahraga yang sangat sedikit, lalu diberikan protein dengan jumlah yang berbeda-beda.

Diketahui orang-orang yang mengonsumsi rendah protein maka sekitar 90 persen kalori harian yang dikonsumsinya akan disimpan sebagai lemak tubuh, tetapi pada orang yang tinggi protein maka sekitar 50 persen disimpan menjadi lemak dan sisa kalorinya dibakar.

Ketua studi, George A Bray, MD dan tim menemukan asupan protein minimal yang direkomendasikan adalah 46 gram untuk perempuan dan 56 gram untuk laki-laki. Namun pada beberapa orang tertentu kadang membutuhkan protein hingga 78 gram per hari untuk menghindari kehilangan otot.

"Tapi kebanyakan orang hanya mendapatkan protein sebesar 20 persen dari total kalori yang dikonsumsinya," ujar David Heber, MD, direktur UCLA Center for Human Nutrition di Los Angeles.

Seseorang bisa mengonsumsi makanan rendah lemak dan tinggi protein seperti daging putih, ikan laut, yogurt serta keju cottage tanpa lemak. Dengan mengonsumsi makanan tersebut maka asupan protein bisa tercukupi dan kalori yang masuk tidak berlebihan.

Sumber  : Detik

Sakit Kepala Saat Bekerja? Ini Dia Cara Alami Mengatasinya


Sakit Kepala Saat Bekerja? Ini Dia Cara Alami Mengatasinya - Info Kesehatan :

Pekerjaan merupakan salah satu penyebab stres. Banyaknya tekanan dalam bekerja bagi sebagian pekerja merupakan hal lumrah yang dapat membuat Anda mengalami sakit kepala dan meningkatkan tekanan darah.

Stres, tidak cukup tidur, kurangnya gizi, dan postur duduk yang salah memicu sakit kepala saat bekerja. Duduk di depan komputer juga bisa menyebabkan kelelahan dan stres yang memicu munculnya sakit kepala.

Nah untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba beberapa cara alami ini, seperti dikutip dari boldsky, :

1. Menyegarkan Diri

Pekerjaan yang berat dapat membuat Anda stres. Jadi, beristirahatlah sejenak untuk menyegarkan diri. Anda bisa pergi mencuci wajah agar tidak mengantuk, menarik nafas dalam-dalam dan memberikan suasana rileks pada tubuh. Anda juga dapat mendengarkan lagu favorit atau sekadar berbincang-bincang dengan rekan kerja.

2. Tidur Lebih Banyak

Kurang tidur dapat menjadi penyebab sakit kepala di kantor. Oleh sebab itu, jika Anda merasa mengantuk saat bekerja, buatlah secangkir kopi. Secangkir kopi dengan takaran kafein yang tepat dapat menyingkirkan kantuk.

3. Banyak Minum Air

Tetap terhidrasi akan membuat Anda aktif dan mampu mengurangi sakit kepala. Pastikan cukup minum saat Anda berada di kantor. Dengan mengonsumsi air yang cukup akan membantu memperlancar sistem dalam darah, mengurangi stres, meningkatkan kekebalan tubuh, serta membuat kulit Anda bersinar.

4. Menggerak-gerakkan Leher

Kegiatan menggerak-gerakkan leher tidak hanya melemaskan leher, bahu, dan punggung, tetapi juga membantu mengurangi rasa sakit saat Anda bekerja. Leher yang kaku bisa mengakibatkan sakit kepala, sehingga dengan menggerak-gerakkannya akan sangat membantu mengurangi sakit kepala Anda.

5. Mencoba Akupresur

Ini adalah salah satu teknik pengobatan China yang dapat megobati sakit kepala dan beberapa penyakit lainnya. Akupresur atau pijat refleksi dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Jadi, jika Anda mengalami sakit kepala saat bekerja cobalah cara ini. Namun cara ini tidak disarankan untuk wanita hamil dan beberapa orang yang memiliki penyakit tertentu.

6. Mengonsumsi Teh

Meminum teh merupakan cara alami untuk mengurangi sakit kepala di tempat kerja. Di India banyak orang mengonsumsi teh untuk meringankan sakit kepala. Jika menyukai rasa tertentu, teh tersebut dapat dikonsumsi dengan rasa favorit Anda.

Penting pula untuk memperhatikan postur duduk ketika bekerja. Posisi duduk yang salah dapat menyiksa otot punggung dan bahu sehingga menyebabkan sakit kepala. Pastikan Anda duduk dengan postur ergonomis yang tepat serta memberikan sanggahan atau bantal yang dapat membuat punggung Anda lebih rileks.

Obat Tekanan Darah Dapat Cegah Kerusakan Paru Akibat Merokok



Obat Tekanan Darah Dapat Cegah Kerusakan Paru Akibat Merokok - Tips Kesehatan :

Para ilmuwan di Johns Hopkins telah berhasil membuktikannya pada penelitian yang baru diujicobakan pada tikus. Penelitian tersebut akan diteruskan pada penderita chronic obstructive pulmonary disease (COPD) yang terkait dengan merokok.

COPD merupakan konsekuensi jangka panjang merokok dan sampai sekarang, tidak ada perawatan potensial yang dikenal untuk mencegah atau memperbaiki kerusakan paru-paru tersebut.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa, losartan atau obat serupa dapat berfungsi sebagai pengobatan yang efektif untuk penyakit paru akibat merokok pada manusia. Dan karena obat ini sudah disetujui untuk digunakan di Amerika Serikat sebagai pengobatan yang aman dan efektif untuk hipertensi, menggabungkan obat tersebut ke dalam pengobatan COPD akan cukup cepat," kata Enid Neptunus, MD, seorang peneliti senior dan ahli paru di Johns Hopkins University School of Medicine seperti dilansir dari Epharmapedia, Minggu (9/1/2012).

Hasil penelitian tersebut telah diterbitkan dalam Journal of Clinical Investigation edisi 3 Januari 2012. Obat tersebut dianggap dapat menjaga dengan baik struktur dan fungsi paru-paru.

Pada orang dengan COPD, pernapasan menjadi sulit dan semakin memburuk, saluran udara kecil dan rongga udara yang mengalirkan oksigen melalui paru-paru dan ke dalam aliran darah dapat menjadi rusak. Dinding saluran nafas menebal dan lebih mudah terhambat oleh lendir, dan rongga udara kehilangan elastisitasnya.

Penelitian sebelumnya pada losartan telah menunjukkan bahwa, bagian dari kelas obat yang disebut angiotensin II antagonis reseptor, dapat memblokir aksi dari sinyal protein yang disebut transforming growth factor beta, atau TGF-beta. Penelitian lain menunjukkan bahwa, kadar TGF-beta meningkat pada sampel jaringan paru-paru dari perokok dengan COPD.

"Penelitian kami menunjukkan dua strategi yang berbeda untuk memblokir TGF-beta mencegah cedera paru-paru akibat asap rokok. Hal tersebut menunjukkan bahwa, jalur biologi TGF-beta mungkin menjadi kontributor utama perkembangan penyakit COPD," kata Neptunus.

Terjadi peningkatan kadar TGF-beta di paru-paru tikus yang terpapar asap rokok dan dalam sampel jaringan paru dari 8 perokok dengan COPD. Hasil analisis biokimia menunjukkan bahwa, tikus yang terpapar asap rokok mengalami peningkatan 4 kali lipat sinyal TGF-beta di paru-paru. Sinyal TGF-beta dalam paru-paru penderita COPD adalah 25 persen lebih besar dibandingkan pada perokok tanpa COPD.

Sambil terus diberi paparan asap tembakau, beberapa tikus diobati dengan dosis rendah dari losartan (0,6 gram per liter), atau dosis tinggi (1,2 gram per liter). Satu set tikus yang terpapar asap diberi antibodi penetralisir sinyal TGF-beta.

Para peneliti menemukan peningkatan besar dari ukuran kerusakan paru-paru. Terjadi penurunan penebalan dinding paru pada tikus yang diberi losartan.

Tikus yang diobati dengan losartan tidak menunjukkan tanda-tanda over-ekspansi paru dan tidak ada tanda-tanda deposisi kolagen meningkat, dan memiliki tingkat normal elastin-metabolizing enzymes dan fragmen protein dalam dinding kantung udara mereka.

Ukuran stres oksidatif, inflamasi, dan kematian sel juga lebih baik pada tikus diberi losartan.

Pendekatan ini merupakan langkah awal menuju pengobatan pribadi untuk penderita COPD. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memperkuat dan untuk menguji penggunaan obat tersebut pada manusia.

Jenis Akar yang Bisa Kurangi Gigi Berlubang dan Penyakit Gusi


Jenis Akar yang Bisa Kurangi Gigi Berlubang dan Penyakit Gusi - Tips Kesehatan :

"Senyawa yang ditemukan dalam akar kering dari tanaman licorice dapat membantu mencegah dan mengobati kerusakan gigi dan penyakit gusi," kata peneliti seperti dilansir dari WebMD.

Tetapi menurut informasi yang disertakan dalam penelitian, apa yang dijual sebagai permen licorice di Amerika Serikat tidak lagi mengandung akar licorice, tetapi dengan minyak adas. Akar licorice, yang ditemukan di utara Cina daratan, telah menjadi bahan pokok dalam pengobatan tradisional Cina.

"Licorice digunakan dalam banyak resep herbal Cina sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan aktivitas bahan lainnya, mengurangi toksisitas, dan meningkatkan rasa," kata para peneliti.

Namun, akar licorice belum diuji secara luas di Barat. Menurut National Center for Complementary and Alternative Medicine (NCCAM), uji klinis dari bentuk injeksi akar licorice yang tidak tersedia di Amerika Serikat, telah menunjukkan efek menguntungkan terhadap hepatitis C.

"Namun, belum ada data yang cukup kuat untuk menentukan apakah licorice cukup efektif untuk banyak kondisi," kata para peneliti.

Hasil studi tersebut dapat membantu mengubah kesimpulan yang telah dibuat selama ini. Hasil penelitian tersebut akan menjadi berita baik karena kerusakan gigi adalah penyakit kronis yang paling umum di Amerika Serikat dan banyak negara lainnya.

Kedua senyawa dominan yang terdapat di licorice, yaitu licoricidin dan licorisoflavan A yang ditemukan paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang. Senyawa ini dan lainnya yang ditemukan di akar licorice juga dapat untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang berhubungan dengan periodontitis.

Periodontitis adalah penyakit peradangan yang dapat menghancurkan tulang, gusi, dan jaringan pendukung gigi. Meskipun ekstrak akar licorice mungkin terbukti bermanfaat, namun tidak ada risiko yang dilaporkan dalam penelitian yang telah dilakukan.

Menurut NCCAM, itu tidak diketahui apakah aman untuk mengambil suplemen akar licorice selama lebih dari 4-6 minggu. Bentuk suplemen, yang mengandung glycyrrhizin, dapat meningkatkan tekanan darah, kadar potasium rendah, dan menyebabkan retensi garam dan air ketika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Orang dengan tekanan darah tinggi atau penyakit jantung harus berhati-hati ketika menggunakan licorice, wanita hamil harus menghindari mengambil licorice sebagai suplemen dan tidak harus makan dalam jumlah besar licorice dalam makanan.

Sumber : Detik

Bahaya yang Terjadi Pada Tubuh Bila Kebanyakan Tidur


Bahaya yang Terjadi Pada Tubuh Bila Kebanyakan Tidur - Tips Kesehatan :

Sudah banyak orang yang tahu bahwa tidak cukup tidur dapat menimbulkan risiko kesehatan tertentu. Tapi Anda mungkin tidak menyadari bahwa terlalu banyak tidur juga dapat memiliki efek kesehatan yang merugikan.

Para peneliti tampaknya tidak benar-benar yakin mengapa tidur terlalu banyak menyebabkan efek ini, tetapi peneliti menunjukkan bahwa mendapatkan lebih dari 7 atau 8 jam tidur dapat merusak kesehatan Anda.

Berikut beberapa bahaya bila terlalu banyak tidur, seperti dilansir Livestrong, :

1. Gangguan kardiovaskular

Sebuah studi yang dilakukan Warwick Medical School pada tahun 2007 menunjukkan bahwa tidur terlalu banyak dapat meningkatkan risiko kematian dini akibat penyakit jantung.

Dalam studi tersebut, peneliti mengatakan orang yang tidur lebih dari 7 jam setiap malam, maka ia 2 kali lebih mungkin mengalami penyakit jantung, dibandingkan orang yang rutin tidur 7 jam setiap malam.

2. Diabetes

Kurang tidur diketahui dapat meningkatkan risiko diabetes. Hal yang sama terjadi juga terjadi pada orang yang terlalu banyak tidur. Orang yang tidur lebih dari 9 jam setuap malam, memiliki 50 persen risiko lebih besar menderita diabetes.

Ilmuwan tidak tahu pasti mengapa risiko diabetes menjadi lebih tinggi, tetapi dapat menunjukkan indikasi masalah kesehatan mendasar yang menyebabkan diabetes dan menyebabkan tidur berlebihan.

3. Sering pusing

Orang yang terlalu banyak tidur sering merasa pusing dan mengantuk di siang hari, yang biasanya terjadi ketika kebanyakan tidur di akhir pekan sehingga menyebabkan gangguan pola tidur normal di hari kerja. Selain pusing, kebanyakan tidur juga bisa menyebabkan sakit kepala dan nyeri punggung.

4. Depresi

Efek lain dari terlalu banyak tidur adalah peningkatan risiko gangguan mental seperti depresi. Orang yang depresi mungkin merasa ingin lebih banyak tidur, namun pada gilirannya tidur berlebihan dapat memperburuk depresi.

Hal yang sama juga berlaku pada orang yang menderita sakit punggung kronis dan sakit kepala. Orang yang mengalami kondisi terburuk mungkin ingin lebih banyak beristirahat dengan tidur, tapi jika dilakukan berlebihan, tidur justru dapat membuat kondisi semakin parah.



Sumber : Detik

Kebiasaan Buruk yang Tak Sehat Ini Jangan Dilakukan Lagi


Kebiasaan Buruk yang Tak Sehat Ini Jangan Dilakukan Lagi - Info Kesehatan :

Setiap orang pasti memiliki kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk itu banyak yang tidak sehat, sehingga perlu segera dihentikan. Ingat, kadang-kadang hal-hal sepele bisa menjadi masalah besar jika diabaikan.

Dikutip dari boldsky, ini dia beberapa kebiasaan buruk yang masih sering dilakukan:

1. Tidak Mencuci Tangan

Ini merupakan kebiasaan yang tidak sehat. Sebelum makan Anda dianjurkan untuk mencuci tangan guna mencegah bakteri, kotoran dan kuman masuk ke dalam tubuh. Tetapi masih saja hal ini diabaikan karena kemalasan. Bahkan ketika seseorang mengingat harus mencuci tangan sebelum makan, hal itu tidak dilakukan karena malas.

2. Menggigit Kuku

Menggigiti kuku merupakan kebiasaan yang buruk. Seseorang yang mengalami ketegangan dan kecemasan, tanpa sadar seluruh kuku di jari tangannya sudah tercincang habis. Biasanya yang bersangkutan baru menyadari ketika sudah tidak ada lagi kuku untuk digigit.

Kuku bisa jadi tempat bersemayam kuman. Karena itu kebiasaan menggigiti kuku adalah kebiasaan yang sama sekali tidak baik karena kuman dengan mudahnya bisa masuk ke dalam tubuh.

3. Menggunakan Pakaian yang Tidak Dicuci

Banyak orang yang memiliki kebiasaan mengenakan pakaian yang sudah lama tidak dicuci. Celana jeans adalah jenis pakaian yang dikenakan berkali-kali oleh pemiliknya tanpa dicuci.

Tapi pakaian yang kotor adalah tempat yang sangat disukai oleh kuman. Bagaimanapun, gunakanlah pakaian yang bersih untuk menghindari infeksi dan alergi kuli.

4. Tidur Larut Malam

Tidur larut malam kerap kali membuat seseorang malas bangun pagi. Akibatnya bisa jadi sarapan dan olahraga menjadi terlewatkan.

Padahal melewatkan sarapan bisa membuat Anda makan siang sebelum waktunya atau justru makan dalam porsi besar. Alhasil program penurunan berat badan bisa kacai balau. Tanpa olahraga teratur, Anda juga akan kehilangan manfaat sehatnya. Apalagi kurang tidur juga bisa menjadi pemicu lahirnya berbagai penyakit.




5. Tidak Menyisir Rambut

Banyak kaum pria yang malas menyisir rambutnya. Padahal kebiasaan ini tidak hanya membuat rambut kusut tetapi juga menjadikan tidak higienis.

6. Menjilati Bibir

Bibir yang kering sangat rentan mengalami iritasi sehingga banyak orang tidak menyadari ketika mereka membasahi bibir mereka dengan lidah. Tapi ini merupakan kebiasaan buruk karena akan membuat bibir jadi menghitam. Membasahi bibir dengan lidah juga kerap diartikan sebagai sikap menggoda pasangan. Jadi jika bibir kering, sebaiknya oleskan saja lip balm.

Dear Ladies, Bila Punya Gejala Ini Artinya Anda Kurang Gizi






Dear Ladies, Bila Punya Gejala Ini Artinya Anda Kurang Gizi - Info Kesehatan :

Setiap tahunnya, tanggal 8 Maret selalu diperingati wanita sejagat sebagai Hari Perempuan Internasional. Sayangnya, masih ada saja wanita-wanita yang tidak memperhatikan kesehatannya. Banyak gejala gangguan kurang gizi yang diabaikan wanita.

Dibandingkan pria, hidup wanita cenderung lebih teratur. Harapan hidup pun biasanya lebih tinggi. Tapi karena banyak urusan yang harus diselesaikan, baik urusan pekerjaan dan rumah tangga, tidak sedikit wanita yang mengabaikan kondisi tubuhnya sendiri.

Seperti misalnya kurang gizi, banyak wanita tidak menyadari dirinya mengalami kondisi tersebut. Padahal gejalanya bisa terjadi dalam kesehariannya.

Berikut beberapa gejala yang menandakan bahwa wanita kurang gizi, seperti dilansir Boldsky :

1. Kelelahan
Gejala utama dan paling banyak terjadi pada wanita kurang gizi adalah kelelahan. Wanita yang kurang gizi tidak akan memiliki energi untuk melakukan kegiatan, bahkan untuk makan sekalipun. Ketika otot tidak mendapatkan cukup nutrisi penting seperti kalsium, otot akan menjadi lelah dan akibatnya tubuh kehilangan energi.

2. Tekanan darah rendah
Jika Anda mengalami kurang gizi, tekanan darah akan selalu rendah (hipotensi). Jika Anda tidak makan karbohidrat dan lemak, tubuh akan kekurangan glukosa dalam darah, yang akhirnya berpengaruh pada tekanan darah.

3. Sering pusing
Ketika tekanan darah drop, tubuh akan kehilangan keseimbangan dan kepala akan terasa berputar. Kondisi ini menyebabkan Anda mengalami pusing dan sakit kepala.

4. Anemia
Anemia di kalangan wanita sangatlah umum. Anemia terjadi karena tubuh wanita tidak mendapatkan cukup makanan yang mengandung zat besi. Kondisi ini makin diperparah ketika wanita sedang menstruasi atau setelah melahirkan.

5. Sensitif dan mudah tersinggung
Perubahan hormon di tubuh wanita terjadi begitu mudah. Ketika tubuh wanita tidak mendapatkan cukup nutrisi, keseimbangan hormon pun terpengaruhi. Ini menjadi satu penyebab suasana hati wanita yang tidak baik.

6. Rambut rontok
Rambut dan kulit menjadi sehat bila tubuh Anda juga sehat. Jika Anda tidak mendapatkan cukup makanan yang bergizi, rambut akan menjadi rapuh dan mudah patah. Jika Anda mengalami kerontokan rambut yang tidak normal, bisa jadi itu tanda-tanda Anda mengalami kurang gizi.

7. Menstruasi tidak teratur
Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup zat besi dan kalsium, tubuh akan menjadi 'kelaparan'. Dalam kondisi tersebut, tubuh mulai menyimpan nutrisi dan menghentikan darah menstruasi. Kekurangan zat besi adalah salah satu alasan umum untuk ketidakteraturan menstruasi.

8. Berat badan turun
Kurang gizi bukan hanya perkara kekurangan vitamin dan mineral. Ketika Anda mengurangi karbohidrat dan protein, tubuh juga akan menjadi kurang gizi. Pada kasus ini, gejalanya bisa terlihat dengan penurunan berat badan.

9. Gampang sakit
Ketika tubuh kekurangan zat pembangun imunitas seperti vitamin C, zinc dan nutrisi vital lainnya, tubuh akan menjadi gampang sakit. Anda juga perlu curiga ketika penyakit yang Anda derita tak kunjung sembuh.

10. Kulit mudah memar
Kulit yang mudah memar pertanda pembuluh darah kapiler Anda rapuh. Kondisi ini terjadi bila jumlah platelet darah berkurang. Ini berarti Anda membutuhkan vitamin K dan folat dalam jumlah banyak.

Risiko Suka Pakai Gadget Di Tempat Tidur






Risiko Suka Pakai Gadget Di Tempat Tidur - Info Kesehatan :
Menghabiskan waktu di tempat tidur dengan mengakses gadget pribadi sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Padahal, rutinitas seperti itulah yang justru mengganggu tidur sekaligus membahayakan kesehatan Anda.

Akhir-akhir ini, British Chiropractic Association (BCA) menyerukan agar seseorang berusaha menjauhkan gadgetnya ketika akan tidur. Apalagi, penggunaan gadget tanpa mempedulikan posisi duduk yang tepat bisa memicu nyeri punggung dan leher serta merusak postur tubuh.

Berdasarkan data BCA, tiga dari lima warga Inggris tetap menyaksikan TV di kamar mereka. Sementara 4 dari 5 orang menghabiskan sampai 4 jam waktu di tempat tidur untuk memainkan gadgetnya. Padahal ditegaskan BCA, menonton TV di tempat tidur membuat postur tubuh seseorang cenderung tidak nyaman dan tulang belakang berada pada sudut tidak normal."Teknologi sudah terintegrasi dengan kehidupan kita. Tetapi ketika alat ini ikut masuk ke kamar tidur, justru bisa memperburuk tubuh dan kesehatan kita," tutur Tim Hutchful, ahli ortopedi dari BCA, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (4/12/2014).

Studi yang dilakukan Tim dan koleganya menunjukkan hampir 48% orang tidak bisa tidur karena nyeri leher. Sayangnya, untuk membuat mereka tertidur, justru pasien memainkan ponselnya atau menyaksikan film di tablet PC serta laptop di mana cara seperti itu ditegaskan Tom hanya memperburuk kualitas tidur.

"Sinar dari gadget bisa menghambat pelepasan hormon serotonin dan melatonin yang berpengaruh pada rasa kantuk seseorang. Saat akan tidur, baiknya jauhkan semua gadget dan jika ingin mengecek email atau pekerjaan, lakukan di ruang tamu, ruang keluarga, atau bahkan dapur," imbuh Tom.

Apabila ingin menggunakan alarm, Tom menganjurkan untuk menggunakan alarm jam meja. Saat Anda terpaksa menggunakan perangkat elektronik di tempat tidur, Tom mengingatkan gunakan bantal sebagai ganjalan punggung. Kemudian, tetap jaga posisi gadget sejajar dengan mata agar tubuh tidak membungkuk.


Sumber : Detik Health